Dari Kompas.com
YOGYAKARTA, KOMPAS.com--Para pembuat film indie harus lebih kreatif dalam memproduksi karyanya agar dapat menyaingi gaung film komersial, kata pengamat film dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Zein Mufarrih Muktaf.
"Film indie akan dicari penikmat film jika sanggup menyuguhkan hal yang berbeda dari suguhan film komersial," katanya pada diskusi film di kampus terpadu UMY Yogyakarta, Senin.
Menurut dia, kelebihan film indie adalah lebih idealis jika dibandingkan dengan film komersial, karena film komersial sudah tercampur tuntutan untuk sukses di pasaran.
"Pesan yang disampaikan oleh film indie biasanya masih murni, berbeda dengan pesan dalam film komersial yang sudah dicampuri kepentingan pemilik modal," katanya.
Namun, film indie juga memiliki kekurangan yang biasanya ada pada diri pembuat film itu sendiri. Kelemahan film indie justru datang dari personal pembuat filmnya.
"Kelemahan sang pembuat film dalam mempertahankan idealismenya kadang menjadi nilai minus, dan itu patut disayangkan," kata dosen Departemen Ilmu Komunikasi UMY itu.
Ia mengatakan, masih banyak pembuat film indie yang saat memproduksi film indie, sudah berpikir untuk menjadi pembuat film profesional atau komersial nantinya. Hal itu yang menyebabkan para pembuat film indie tidak bertahan lama di jalur indie.
"Perkembangan film indie tentu tidak lepas dari hambatan yang mengiringinya. Hambatan utama dalam perkembangan film indie akhir-akhir ini adalah kurangnya forum, wahana atau sarana untuk mengapresiasi film indie," katanya.
Menurut dia, ruang publik untuk pemutaran film indie belum terfasilitasi dengan baik, sedangkan untuk menyewa tempat pertunjukan atau semacamnya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
"Untuk menyewa tempat tentu dirasakan cukup berat oleh komunitas film indie yang nota bene bergerak secara swadaya. Pembuat film indie di Indonesia begitu banyak, tetapi mereka kurang mendapatkan apresiasi," katanya.
Ia mengatakan, wadah, sarana atau tempat-tempat untuk pemutaran film indie masih sangat kurang. Pemerintah kurang memberikan perhatian, padahal dukungan pemerintah sangat dibutuhkan.
"Pemerintah diharapkan bisa lebih memperhatikan film indie sehingga ke depan semakin mendapat tempat di masyarakat," katanya.
sumber




0 komentar:
Posting Komentar